Masalah-masalah negara

Samodra Wibawa

FISIPOL UGM, Email: [email protected]

Mengawali tulisan di situs ini, saya kira tidak ada jeleknya menegaskan sekali lagi (untuk ke-sekian-kalinya), bahwa administrasi negara adalah proses pengelolaan atau penataan negara: pemerintah atau pengurus negara dan warga atau rakyat dan lingkungannya. Ya menata pemerintahnya, ya menata masyarakatnya, ya mengelola lingkungan. Ilmu administrasi negara adalah “discipline of problem solving”: ilmu tentang cara memecahkan masalah bersama –public affairs.

Ada banyak sekali masalah bersama, yang harus kita kelola di dalam negara kita maupun bekerjasama dengan negara lain. Sebutlah ini (dirangkum dari nama-nama departemen kita):

1.    Perencanaan
2.    Pengawasan (dan pengendalian)
3.    Koordinasi
4.    Kesekretariatan negara (pemerintah?)
5.    Hubungan luar negeri
6.    Dalam negeri (?)
7.    Hukum (dan HAM?, Kehakiman?)
8.    Pertahanan
9.    Intelijen
10.    Informasi
11.    Komunikasi
12.    Penataan atau reformasi birokrasi (?)

13.    Keuangan (negara dan pemerintah)
14.    Penanaman modal
15.    Perindustrian
16.    Perdagangan
17.    Koperasi
18.    Usaha kecil
19.    Perusahaan negara
20.    Tenaga kerja (pekerjaan?)
21.    Transmigrasi
22.    Pariwisata

23.    Pekerjaan umum
24.    Perhubungan
25.    Pertanian (dan pangan)
26.    Kehutanan
27.    Kelautan (dan perikanan?)
28.    Perumahan
29.    Energi dan mineral
30.    Daerah tertinggal
31.    Lingkungan hidup (konservasi alam?)

32.    Agama
33.    Kebudayaan
34.    Pendidikan
35.    Riset dan teknologi
36.    Sosial
37.    Kesehatan
38.    Perempuan
39.    Pemuda
40.    Anak
41.    Olah raga

Merujuk pada susunan kabinet negara lain dapat ditambahkan masalah-masalah berikut –beberapa merupakan rincian saja dari apa yang sudah disebut di atas:
(dari Malaysia)
1.    Persatuan bangsa
2.    Parlemen
3.    Manajemen kinerja
4.    SDM
5.    Konsumerisme
6.    Pemerintah lokal
7.    Keluarga
8.    Perkotaan
(dari Arab Saudi)
9.    Wakaf
10.    Haji
11.    Pelayanan sipil
12.    Air dan listrik
(dari Jerman)
13.    Nuklir
14.    Orang tua (lanjut usia)
15.    Perlindungan konsumen.

Ke dalam atau terhadap  seluruh bidang kehidupan itulah ilmuwan administrasi negara dapat menceburkan dirinya, berkhidmat melakukan analisis dan menghasilkan rekomendasi kebijakan.

Pilihlah, mana yang anda sukai untuk ditekuni-geluti…!  Setiap dosen atau peneliti AN mestinya menegaskan, bidang apa yang menjadi minat-akademiknya (setidaknya untuk setiap 3-5 tahun), selain –sudah barangtentu– harus menguasai aspek-aspek no. 1-4 plus 12 dari daftar di atas.

Selamat berkarya, bekerja, berusaha, berkeringat..!
God bless you all…! *

Purwosari, Ahad, 26 Juni 2011

2 Responses to Masalah-masalah negara

  1. Wuahhh kereennn….
    Memang saatnya utk selalu berintrospeksi dan saling mengingatkan dalam kebaikan dengan teman sejawat. Matur nuwun Pak Sam.
    Dari kaki Gunung Manglayang (jatinangor -pen.)

  2. Ayi Karyana says:

    Kita tidak perlu terheran-heran dengan berbagai masalah yang muncul….dalam lagu yang didendangkan Achmad Albar: …..dunia ini panggung sandiwara…yach karena berpanggung sandiwara, akhirnya nyandiwara terus. Sependapat dengan Pak Sam, kita pakai ilmu untuk memecahkan masalah…masalah apapun…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Makalah/tulisan yang dimuat dalam situs ini adalah tanggungjawab penulisnya,
dan tidak mencerminkan pendapat organisasi.
Follow us Facebook Twiter Flickr YouTube RSS