Manajemen kerjasama antar daerah

REGIONALISASI DAN MANAJEMEN KERJASAMA ANTAR DAERAH

Ringkasan Disertasi

Hardi Warsono
[email protected]

PROGRAM DOKTOR ILMU ADMINISTRASI NEGARA
UNIVERSITAS GADJAHMADA
YOGYAKARTA
2009

Tata penyelenggaraan pemerintahan menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, tidak secara eksplisit memberikan tempat yang tegas pada pengurusan permasalahan regional. Hal ini nampak pada dua fenomena berikut. Pertama, pembagian wilayah administratif di Indonesia tidak secara eksplisit menunjukkan pengurusan wilayah antar kabupaten / kota. Undang-undang tersebut dalam salah satu pasalnya menyebutkan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia dibagi atas daerah-daerah provinsi dan daerah provinsi itu dibagi atas kabupaten dan kota yang masing-masing mempunyai pemerintah daerah (pasal 2 ayat (1)). Kedua, kurangnya tempat bagi penyelenggaraan pembangunan lintas kabupaten/kota ini juga diperkuat dalam Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) baru yang juga diundangkan tahun 2004. Penjelasan Undang-Undang RI No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN); Pasal 2 ayat (4) huruf a, tentang pelaku pembangunan mempertegas isu tersebut. Yang dimaksud dengan “pelaku pembangunan“ adalah Pemerintah (Pusat, Provinsi, kabupaten dan Kota), dunia usaha dan masyarakat. Dalam sistem perencanaan pembangunan daerah, mekanisme perencanaan dilakukan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Musrenbang dalam sistem perencanaan pembangunan dengan perundangan tersebut hanya dilakukan pada tingkat kelurahan, kecamatan, dan Forum SKPD (Satuan Kerja Pemerintah Daerah) baik tingkat kabupaten / kota maupun Provinsi. Aturan tersebut tidak secara jelas memberikan tempat bagi forum perencanaan pembangunan kewilayahan yang berada pada lebih dari satu wilayah kabupaten / kota dalam satu wilayah provinsi. Sementara itu banyak isu kewilayahan mendesak untuk terus diselesaikan melalui mekanisme koordinasi dan kerjasama antar daerah yang berdekatan.

Selengkapanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Makalah/tulisan yang dimuat dalam situs ini adalah tanggungjawab penulisnya,
dan tidak mencerminkan pendapat organisasi.
Follow us Facebook Twiter Flickr YouTube RSS